Relaksasi Progresif

 ”Ambil posisi duduk yang nyaman, dan tarik nafas dalam-dalam lewat lubang hidung… dan keluarkan dengan sangat perlahan… lewat rongga mulut. Bayangkan udara di sekeliling Anda memiliki warna, berikan warna yang Anda sukai… berikan juga sedikit aroma wangi yang Anda sukai… dan sebarkan ke seluruh rongga-rongga di dalam kepala Anda… ketika udara tersebut… masuk ke dalam lewat kedua lubang hidung.
Setiap kali Anda menarik nafas, biarkan udara tersebut bergulung memenuhi kepala Anda… lalu alirkan turun ke seluruh tubuh, ke bawah, merambat… bergulung turun ke bawah sehingga tubuh Anda terasa… rileks satu per satu. Dimulai dari otot-otot wajah yang mengendur, seperti orang mengantuk… udara tersebut menyentuh setiap jaringan otot wajah Anda sehingga mengendur… melemas… menidurkan diri.
Anda bisa… merasakan sensasi lemas, kendur… nyaman di setiap sisi-sisi wajah Anda. Mulai dari otot mata yang… menutup dengan rapat dan santai… malas untuk dibuka, merambat ke lekuk otot pipi, memberi… sensasi rasa kehangatan atau kedinginan tertentu di sana… setiap orang berbeda, rasakan saja… yang mulai mengalir ke sana. Ijinkan otot wajah Anda untuk merasa… lepas, mengambang, merekah… seolah dipijat oleh tekanan udara segar yang… masuk dan melemaskan… merekah, membuka dengan tenang… hingga kepala Anda terasa berat… berat dan lemas, mengalir perlahan-lahan ke otot leher Anda… melemas, mengendur, melemah… sehingga kepala Anda jadi terayun jatuh senti demi senti… santai, dibasuh dengan udara segar, nyaman terkulai lemas pada posisi yang nyaman.
Ketika kepala Anda terkulai lemas… ijinkan rasa rileks itu mengalir deras turun… merambat di pilar-pilar otot leher Anda… merambat secara rileks dan secara rileks mempengaruhi otot bahu… pundak Anda menjadi rileks… jauh lebih rileks daripada biasanya, sehingga Anda bisa bernafas jauh lebih nyaman… setiap tarikan udara yang masuk, bergulung mengisi pori-pori, jaringan, sel-sel di pundak Anda… dan setiap udara yang dihembuskan keluar, pundak Anda melemas turun, santai, melepas beban, bebas beristirahat dengan nyaman… seperti yang sangat Anda butuhkan dalam rileksasi sekarang juga.
Alirkan rasa santai itu ke lengan Anda, ke dada Anda… seperti disentuh udara sejuk, diwarnai warna kesukaan Anda… sehingga otot-otot di lengan atas, lengan bawah, dada Anda, bahkan hingga ke perut terasa begitu… nyaman dan santai dengan menyenangkan… semakin Anda mengijinkan gelombang rileksasi itu turun dan mengecup setiap otot-otot tubuh, semakin Anda dipenuhi rasa damai, lepas, dan bebas. Semakin lama, gelombang itu bergerak semakin cepat… menuruni anggota tubuh Anda satu per satu… dan setiap sel dan otot dan daging dan sendi yang disentuh, Anda merasakan sensasi yang menyenangkan… karena jarang sekali sebelumnya Anda bisa santai sejauh ini, secepat ini, setenang ini… sembari Anda terus menarik nafas perlahan, Anda mulai lupa untuk mengeluarkan lewat mulut atau lewat hidung… dan ketika Anda menyadari hal ini… gelombang rileksasi menjadi semakin bergelora ke sana kemari… membuat Anda terayun dalam kenyamanan yang mengambang ke atas, ke bawah.
Apapun yang terjadi di tubuh Anda sekarang, biarkan itu terus bergulung, bergelung, mengalir… menyentuh setiap otot-otot tubuh Anda yang sudah lama menginginkan hal ini terjadi… lepaskan diri Anda dari beban, dan ijinkan rasa kantuk itu menyelimuti Anda… satu per satu… perlahan demi perlahan… hingga suasana di sekeliling Anda menjadi begitu senyap… tubuh Anda mungkin terasa membesar, semakin sensitif akan keadaan sekitar.
Bayangkan udara dengan warna favorit itu, dengan aroma favorit itu… bergerak memutar di sekujur tubuh, mencium mencumbu dan memijat tubuh Anda hingga tenggelam dalam perasaan yang sulit diucapkan… kecuali dirasakan sepenuhnya sekarang… nikmati seluruhnya, terima seluruhnya, biarkan Anda mengapung dalam kesadaran tertinggi ini, sambil terus mendengarkan suara saya yang menuntun Anda.”



Terjemahkan Dalam Bahasa: by

Baca juga ini:



0 komentar:

Poskan Komentar

 
Photography Templates | Slideshow Software