Penembus Filter Kritis Alam Sadar

Karena hipnotis adalah restrukturisasi alam bawah sadar, maka kita perlu menembus pintu batas logika analitis manusia. Dalam referensi hipnotis lainnya, filter itu biasa disebut Critical Factor, karena ia bertugas untuk melindungi SM dari menerima program yang tidak terasa logis. Misalnya, jika Anda menanamkan afirmasi, “Saya adalah seorang multijutawan,” maka critical factor Anda akan menganalisa sugesti tersebut, membandingkannya dengan kepercayaan Anda sebelumnya tentang diri sendiri dan keadaan, lalu menolaknya mentah-mentah jika terasa tidak cocok. Sugesti itu baru bisa tertanam dengan baik jika Anda berhasil memprogramnya ketika pintu filter itu terbuka. Kami mengenal lima buah pintu yang dapat digunakan sebagai saluran untuk menembus filter kritis alam sadar. Agar mudah diingat, disebut DOORS.

Disiplin.
Sesuatu yang dipegang sebagai kepercayaan dan norma kehidupan secara otomatis akan tertanam sebagai bentuk ikatan hipnotis. Misalnya, Anda secara otomatis menutup mulut ketika menguap atau siaga menginjak rem ketika melihat sorotan lampu berwarna merah. Jadi Anda dapat langsung menembakkan sugesti ke alam bawah sadar dengan cara mengaitkannya dengan hal lain yang sudah lebih dahulu tertanam sebagai bagian dari disiplin dan kepercayaan Anda.

Otoritas.
Ingat baik-baik bagaimana Anda terprogram otomatis untuk menyegani, menuruti, atau bahkan mempercayakan diri kepada orang-orang yang menampilkan bentuk otoritas tertentu. Misalnya, dokter dengan jubah putihnya, polisi berseragam, orang yang menggunakan asesoris religius, dsb. Jika Anda menyampaikan sugesti dengan penuh otoritas, filter kritis alam bawah sadar akan sulit untuk terus menutup diri.
Salah satu bentuk aplikasi otoritas lainnya adalah kisah kesaksian, mitos, legenda, hikayat, analogi, dan metafora. Kisah-kisah yang tersebar populer biasanya dianggap memiliki otoritas kebenaran tertentu. Akibatnya, orang yang mendengar kisah tersebut, atau menyampaikan sugesti dalam bentuk kisah cerita, secara tidak sadar akan membuka alam bawah sadarnya terhadap pesan-pesan yang diinginkan.

Olahraga.
Tubuh dan kesadaran kita adalah sebuah sistem kesatuan yang saling mempengaruhi. Lelahkan anggota tubuh fisik Anda secara keseluruhan, maka kesadaran kognitif Anda juga akan menurun dan melemah. Inilah salah satu cara berbagai agama untuk menanamkan sugesti religius mereka: menciptakan ritual tertentu yang cukup menghabiskan tenaga (atau sebaliknya, menjenuhkan) agar Anda lebih ‘lunak’ dan kehilangan kemampuan berpikir kritis terhadap isi ceramah atau khotbah.

Repetisi.
Sesuatu yang Anda ulang berkali-kali secara kontinyu, sekalipun itu buruk atau salah, pada akhirnya akan tembus pertahanan critical factor dan ditelan mentah-mentah oleh alam bawah sadar. SM akan menangkapnya seperti ini, “Ini terus terjadi berulang-ulang, pasti sesuatu yang berguna… jadi rekam saja dan ikuti polanya lain kali.” Misalnya jika Anda semenjak kecil terbiasa diledek bodoh, maka besar kemungkinannya setelah dewasa Anda sulit menciptakan prestasi apapun karena alam bawah sadar menjalankan program Anda sebagai pribadi yang bodoh.

Syok.
Ketika mengalami kejutan, kesadaran emosional Anda akan melonjak tinggi seketika waktu dan jatuh menukik tajam dengan sangat cepat ke alam bawah sadar, menembus pagar critical factor; contoh yang paling visual dapat dilihat pada fenomena orang latah. Dalam kasus lain, syok dapat juga berupa interupsi proram/perilaku yang sedang dilakukan seseorang. Interupsi tersebut akan menciptakan kekosongan program yang dapat diselipkan sugesti-sugesti tertentu.


Terjemahkan Dalam Bahasa: by

Baca juga ini:



0 komentar:

Poskan Komentar

 
Photography Templates | Slideshow Software