Prinsip Operasi Pikiran Pada Manusia

Untuk dapat memodifikasi kondisi dan perilaku seseorang, pertama-tama Anda perlu memahami bagaimana pola kerja pikirannya. Berikut adalah sejumlah prinsip dan pola yang terjadi di dalam pikiran kita sehari-hari. Jika Anda memahaminya dengan baik, maka Anda dapat melihat dengan mudah bagaimana seseorang mengalami berbagai kesulitan dalam hidupnya, sekaligus memberikan terapi yang tepat.
Setiap ide menimbulkan reaksi fisik.
Apa yang Anda pikirkan dapat mempengaruhi fungsi-fungsi tubuh fisik Anda. Misalnya kebencian memicu kelenjar adrenalin sehingga tubuh Anda lebih tegang, lebih cepat mengambil keputusan daripada seharusnya dan akhirnya bertindak ceroboh. Rasa amarah yang kronis akan melemahkan sistem kekebalan tubuh serta migrain. Kecemasan akan memicu ketidakseimbangan asam lambung yang setelah sekian lama dapat menciptakan penyakit maag. Rasa takut akan mengganggu kemampuan Anda untuk tidur dan beristirahat.
Jadi segala gejala fisik yang bisa Anda lihat pasti dapat ditelusuri pada situasi mental dan emosional yang terjadi di dalam kepalanya. Karena hal tersebut merupakan domain dari SM, maka untuk bisa memperbaiki keadaan, lakukan hipnotis pada sumber masalah di alam bawah sadar tersebut.
Imajinasi lebih kuat daripada logika dan kehendak.
Rasanya nyaris semua orang akan menolak jika disuguhi minuman favoritnya yang disajikan dalam sebuah pispot (tempat buang air kecil untuk orang yang sedang sakit dan tidak bisa turun dari tempat tidur), tidak peduli saya bilang itu adalah pispot yang baru dibeli di toko. Secara logis, Anda tahu itu adalah pispot yang tidak pernah dipakai sama sekali jadi selayaknya bersih. Namun imajinasi Anda yang sudah melayang kemana-mana mampu bersikap dominan dan mengendalikan logika Anda sehingga Anda kesulitan untuk memaksakan diri menenggak minuman favorit tersebut.
Ini sebabnya seseorang sulit sekali untuk berubah atau sukses jika ia hanya mengandalkan kekuatan komitmen dan logikanya saja. Biasanya semakin keras Anda mencoba, semakin cepat Anda gagal dan menyerah. Cara terbaik untuk memperbaiki keadaan adalah dengan melibatkan imajinasi alam bawah sadar Anda dan mempercayakannya untuk pekerjaan transformasi.
Setiap pola yang sudah terekam tidak dapat dihapus.
Karena alam bawah sadar selalu meresap tanpa pernah menilai, maka memori, kebiasaan, trauma, dan seluruh konten emosional lainnya tidak dapat dihapus. Sekali ia masuk ke alam bawah sadar, maka ia akan terekam selamanya. Jadi untuk memperbaiki, yang bisa Anda lakukan adalah memodifikasi/mengubah struktur pola yang tadinya tadinya negatif menjadi netral atau positif.
Orang-orang sudah terbiasa berkata, “Sudah, positive thinking saja, ambil hikmahnya..” ketika terjadi sebuah hal yang tidak mengenakkan. Saran yang baik, namun sulit untuk dilakukan kebanyakan orang karena itu hanya mengubah struktur pengalaman di tingkat CM, sehingga hasilnya hanya sementara, atau bahkan gagal sekalian.
Pikiran akan mewujudkan apa yang diekspektasikan.
Pikiran kita memiliki kemampuan yang sangat luar biasa untuk mewujudkan apa yang kita inginkan. Kalaupun ada kesempatan dimana kita tidak bisa mendapatkannya, pikiran kita mampu untuk menciptakan keadaan manipulatif dimana kita seolah-olah memang tidak menginginkan hal itu semenjak awal. Berhati-hatilah dengan apapun yang Anda pikirkan karena pada awalnya pikiran itu memang hasil ciptaan Anda, tapi setelahnya dia menjadi tuan atas diri Anda.
Setiap sugesti yang diterima akan mempermudah sugesti berikutnya.
Saya kadang menyebut prinsip ini dengan Efek Bola Salju, karena sekali ide berhasil masuk ke alam bawah sadar, maka ia akan menumpuk bergulung dan membuka celah yang semakin lama semakin besar untuk ide sejenis berikutnya. Contoh aplikasinya sehari-harinya, jika sudah sempat percaya, maka kita semakin mudah percaya. Sekali sempat cemburu, maka Anda akan lebih sensitif terhadap hal-hal lain yang membuat Anda semakin cemburu.


Terjemahkan Dalam Bahasa: by

Baca juga ini:



0 komentar:

Poskan Komentar

 
Photography Templates | Slideshow Software