Teknik Terminasi

Terminasi adalah proses terakhir dalam hipnotis dimana subyek keluar dari trance.
Saat malakukan terminasi, harus diingat untuk menormalkan kembali setiap fungsi fisik dan pikiran klien. Terkadang emosi dan yang tercipta saat trance bisa terbawa sampai subyek sadar apabila belum dinetralkan. Jadi setiap sesi hipnotis harus ditutup dengan terminasi yang baik agar subyek mendapatkan manfaat sepenuhnya ketika di-install dalam trance.
Sebenarnya bisa saja subyek langsung dibangunkan dengan cepat, namun alangkah baiknya ia dituntun secara perlahan, sama seperti ketika ia dituntun perlahan menuju trance di awal sesi hipnotis. Jika dilakukan terlalu cepat, maka ia akan merasa tidak nyaman, pusing, atau mungkin lemas karena kaget melompat dari kondisi sangat rileks ke kondisi kesadaran penuh.
“Sebentar lagi saya akan menghitung naik dari satu hingga lima… lalu tepat pada hitungan ke lima nanti, buka mata anda… bangun dalam keadaan yang lebih segar dan bersemangat dari sebelumnya… saya mulai hitung sekarang… satu, nikmati detik-detik terakhir dalam keadaan hipnosa yang dalam ini… dua, persiapkan diri untuk kembali… naik ke atas… merasakan semangat dan kekuatan baru…
Tiga, semakin kuat, semakin sadar… semakin termotivasi untuk… menjalani pola hidup yang baru… empat, gerakkan perlahan jari-jari Anda… rasakan energi yang kembali mengalir di sana… sendi-sendi Anda mulai aktif… siap untuk aktif seperti normal, namun lebih segar dan lebih bersemangat… tepat pada hitungan berikutnya, buka mata Anda dengan nyaman… lima, buka sekarang… lebih segar, lebih bergairah untuk kesuksesan…”
Sesuai dengan keadaan, Anda juga bisa memodifikasi bagian ujung dari skrip dengan tidak menyebutkan angka lima (angka terakhir), dan menggantiknya dengan, “… dan bila sudah siap… untuk bangun segar total, silakan buka mata perlahan… sambil tersenyum dan menyebut angka lima…”
Sesekali Anda akan berada dalam situasi dimana subyek Anda tidak membuka mata setelah diterminasi. Ia tetap saja diam terpaku di dalam trance-nya. Apa yang harus Anda lakukan?
Tidak perlu panik, biarkan saja ia terus menikmati keadaan. Anda bisa berdiam diri sambil terus mengamatinya. Biasanya ia akan terbangun sendiri dalam waktu tiga hingga lima menit. Ini biasanya terjadi jika ia mengalami kondisi rileksasi yang sangat dalam dan menyenangkan, sehingga ia tidak ingin kehilangan rasa rileks tersebut. Jika ia ternyata masih terus diam selama lebih dari lima menit, kemungkinan besar ia jatuh tertidur. Dalam hal ini, Anda bisa menepuknya dengan ringan di bahu atau kaki.
Jika subyek Anda terbangun dalam keadaan yang pusing, lemas, atau mengeluh merasa tidak nyaman, suruh ia kembali memejamkan mata dan pergi ke kondisi hipnotis sebelumnya. Lalu sekali lagi, bawa dia keluar dengan lebih perlahan sesuai panduan lima hitungan di atas.


Terjemahkan Dalam Bahasa: by

Baca juga ini:



0 komentar:

Poskan Komentar

 
Photography Templates | Slideshow Software